Sekolah Dasar Negeri Banjaragung yang berada di lingkungan pedesaan tepatnya di Dsn Tuguran, Desa Banjaragung, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Mempunyai sejumlah lahan kosong untuk dibuat sebagai kebun sekolah. Hal ini dikarenakan jumlah gedung pada SD tersebut masih kurang, sehingga tempat untuk bangunan gedung sekolah dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk dibuat sebuah kebun sekolah.

 
beberapa siswa ikut serta dalam penanaman ubi kayu di Kebun Sekolah

Namanya kebun sekolah, sehingga kebun tersebut dibuat pembelajaran bagi anak didik SD tersebut untuk pengenalan lingkungan, praktek menanan biji bijian untuk pengembangan proses belajar mengajar tentang perkembangan pertumbuhan tanaman dan lain sebagainya.

Hasil dari kebun sekolah tersebut dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk membiayai kegiatan ekstra atau membeli sejumlah peralatan yang kurang.

Kali ini Kebun Sekolah kembali kosong setelah beberapa hari yang lalu di panen sejumlah ubi kayu (singkong) sebagian hasil dijual untuk kas sekolah sebagian lagi dimanfaatkan untuk konsumsi, baik guru maupun siswa.

Berhubung tidak ada praktek dari siswa yang menggunakan kebun tersebut, akhirnya ditanami singkong lagi, namun ada sebuah analisa teori dari Bpk Kepala Sekolah Nurudin, S. Pd. tentang cara menanam singkong agar hasilnya berlipat. Langsung saja beberapa guru Bpk Jamaludin, Bpk Landung Yudyandoko dan Bpk Landung Santoso mencoba teori tersebut.

Kali ini proses penanaman batang dilakukan dengan memberi sedikit guratan (mengambil kulit batang pada bagian pangkal batang bibit singkong selebar 0,5 cm) dengan harapan ubi kayu tersebut dapat tumbuh dan menghasilkan menjadi dua saff

Setelah semuanya siap penanaman dilakukan oleh staff guru laki-laki dan tak ketinggalan pula beberapa siswa ikut menanam di lahan yang telah disediakan.
Jarak yang diambil tiap pohon sekitar 1 meter hal ini sekedar meneruskan tradisi yang sudah ada di wilayah tersebut, mungkin karena tanah ditempat ini memang sangat subur, sehingga jarak tanam relatif pendek, kita coba lihat hasilnya setelah panen nanti.

lahan belakang untuk menanam ubi kayu

beberapa siswa asik, ikut menanam sambil bermain

Batang ubi kayu yeng tertanam ditanah sedalam 2 mata tiap batangnya

lahan depan sekolah yang sudah ditanami

lahan belakang sekolah yang sudah ditanami

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes